Thursday, 6 March 2014

Semakin

Sesekali saya tak membuat tulisan seperti biasanya. Hari ini saya ingin coba menulis puisi. Walau saya tak tahu banyak kaedah penulisan puisi, menurutku yang terpenting bukan kaedahnya tetapi makna didalamnya. Selamat menyimak…

Semakin banyak yang kau pelajari, semakin kau tak bisa menjadi ahli
Semakin banyak kau meminta kepada-Nya, semakin tinggi derajatmu
Semakin banyak kau meminta kepada sesama, semakin rendahlah harga dirimu
Semakin banyak memberi kepada sesama, semakin mulialah hidupmu

Semakin sering kau tak mau mendengar nasehat, kau ditinggalkan banyak sahabat
Semakin sering kau memuji diri sendiri, dirimu semakin tak terpuji
Semakin sering kau memuji Sang Maha, hidupmu semakin bahagia
Semakin sering kau merasa suci, semakin bertambah penyakit hati

Semakin kau merasa pintar, itu pertanda kau sudah berhenti belajar
Semakin kau tinggi hati, itu pertanda kau kurang bergaul dengan para ahli
Semakin kau ingin terlihat kaya, semakin hidupmu merana
Semakin kau malas mendengar ilmu dari pakar, maka kau tak pernah pintar

Semakin banyak kau makan, penyakit akan semakin banyak datang
Semakin banyak kau puasa, hidupmu semakin terjaga
Semakin banyak kau mengingat mati, hidupmu justeru semakin hidup
Semakin banyak kau merendahkan diri dihadapan-Nya, semakin tinggi derajatmu

Semakin panjang aku menulis, kau semakin tak tertarik
Semakin baik bila kita giliran kau merenung dengan kata “semakin”
Semakin baik bila hasil renunganmu kau bagikan dengan kami
Semakin sering berbagi, ilmumu semakin meninggi

Sumber : http://jamilazzaini.com/semakin/
Tarakan
9:26 PM

No comments: